Kamis, 25 April 2024

Biografi- Entry 1- Mata Kuliah PAI

Perkenalkan, nama saya Anindya Rayi Aika. Biasa dipanggil Rayi.

Saya lahir di Jakarta, 20 0ktober 2005. Anak kedua dari empat bersaudara dan satu-satunya anak perempuan. Makanan kesukaan saya adalah sate, teh botol, dan spaghetti bolognese buatan Akung (Kakek) saya. Satu fakta tentang saya, nama 'Aika' yang ditaruh sebagai nama belakang saya, adalah sebuah akronim dari nama panggilan milik Ibu dan Ayah saya. Nama panggilan Ayah saya Ai dan nama panggilan Ibu saya Ika, dari Ai dan Ika jadilah Aika. Saya suka dengan nama belakang ini, rasanya tiap langkah yang saya ambil, contohnya ketika mengisi formulir pendaftaran atau menulis nama lengkap saat ulangan, selalu didampingi Ibu dan Ayah saya.

Saya lahir di Jakarta, dibesarkan di Bogor. Saya sering dianggap orang Betawi karena berasal dari Jakarta tetapi sebenarnya topik ini sering membuat saya bingung. Kakek dan Nenek dari silsilah keluarga Ayah saya merantau ke Jakarta dari Padang, begitu juga Nenek dari silsilah Ibu saya dan Kakek yang memiliki darah Jawa. Sayangnya, budaya Padang ataupun Jawa itu tidak menurun pada saya, hanya keturunan saja.

Jadi saya tidak memahami bahasa Padang maupun Jawa. Tapi hal itu tidak terlalu mengganggu saya, tumbuh di Bogor memberikan sedikit pemahaman dalam bahasa Sunda namun tidak cukup untuk berbincang dengan orang sunda.

Saya pindah dari Jakarta ke Bogor saat masih berumur 6 tahun, dengan alasan pekerjaan Ayah saya. Sejak penulis kecil, bisa dibilang punya bakat dalam bahasa Inggris, karena selalu dibiarkan menonton acara televisi asal Amerika dan Inggris. Silsilah keluarga Ibu penulis juga banyak yang fluent dalam bahasa Inggris, Kakek pernah bekerja keliling dunia sebagai koki, salah satu Paman saya hidup di Amerika Serikat selama 15 tahun, dan Tante saya bekerja dengan perusahaan global ternama dimana fluency dalam bahasa Inggris menjadi salah satu persyaratan bekerja.

Ibu saya juga mahir dalam bahasa tersebut, beliau dan Ayah saya menyadari kalau saya paham dengan apa yang dibicarakan di kartun Disney Channel yang saya tonton, hanya saja pada saat itu saya belum dapat berbicara Inggris. Begitu kami pindah ke Bogor, saya dimasukkan ke kursus bahasa Inggris dan disitulah saya mulai fasih.

Ini dibutktikan dengan kenaikkan nilai bahasa Inggris saya dari kelas 1 ke kelas 2. Dari 75 ke 90. Sejak saat itu nilai bahasa Inggris saya tidak pernah menginjak 70 lagi. 

Nama saya dan bahasa Inggris selalu bergandengan tangan. "Rayi, yang ini artinya apa?" "Rayi, bagaimana cara mengeja kata ini?" "Wah, Rayi dapat 100 di ulangan harian bahasa Inggris kemarin." "Kamu diam-diam blasteran ya?"

English is my pride and joy.

Tapi yaa, setiap hal di dunia memiliki keseimbangan. Yin dan Yang. Baik dan buruk. 

Kenyataannya, saat SD, saya hanya hebat dan mencolok dalam bahasa Inggris. Selebihnya, nilai dalam pelajaran lain selalu naik turun, jarang sekali konsisten. Kepentingan dalam bidang akademik secara luas tidak saya pahami pada waktu itu. Masa bodo kalau nilai MTK saya 40. Selama nilai bahasa Inggris saya bagus, saya tidak peduli. Padahal saya hanya selangkah dari dicap sebagai anak pemalas dan bodoh. Yaaa, setidaknya penulis juga dikenal sebagai aktris kecil yang suka muncul sebagai pemain drama kalau ada acara sekolah.

Ketika kelas 6, saya dihadapkan dengan nilai TryOut pertama yang jelek. 18,00 dari 30,00 kalau tidak salah ingat. Hari itu saya menangis dan berusaha untuk memperbaiki nilai. Berhasil sih, cuman yaa tidak berubah dari 10 ke 100. Lebih seperti dari 20 ke 70. Cukup bagus jika mengingat saya mulai dari mana. Penulis diberi kepercayaan untuk membawakan pidato bahasa Inggris pada wisuda kelulusan SD.

Alhamdulillah. Perjalanan penulis menuju kelulusan kelas 12 dan penerimaan mahasiswa baru tahun 2023 berjalan lancar, nilai TO yang selalu perlahan naik, diikuti dengan mengerjakan buku soal tiap hari setelah ulangan kenaikan kelas selesai. Saya tidak termasuk murid yang terpilih eligible mengikuti SNBP, di SMA kecil tersebut yang pada saat itu masih dalam proses mendapat akreditasi, dari 40 siswa dalam angkatan saya, hanya 4 orang yang eligible.

Jadi jalan untuk penulis ada pada SNBT, sebelum memfinalisasikan tujuan universitas dan jurusan, penulis sempat memiliki keinginan untuk memilih prodi PBI di UNJ. Alasannya, karena letak UNJ dan rumah nenek penulis berdekatan dan tentu akan memudahkan masalah tempat tinggal ketika kuliah.

Pada tahun yang sama, orang tua penulis memutuskan kalau adik penulis akan melanjutkan SMA di pesantren dan saat sedang melihat-lihat internet, menemukan UNY dan prodi PBI di situ.

Singkat cerita, seperti potongan puzzle yang menyatu, keluarga penulis pindah ke Yogyakarta dan adik penulis menempuh pesantren di Yogyakarta. Penulis berhasil diterima di PBI UNY, pilihan pertama. 

Penulis berharap, di UNY, penulis dapat pelan-pelan mengembalikkan rasa percaya diri dan kemampuan public speaking yang sempat hilang pada jenjang SMP. Cerita dibalik kejadian itu agak terlalu pribadi untuk penulis ungkapkan, lebih karena penulis sendiri belum bisa berdamai dengan kejadian itu sampai saat ini, agak menyayangkan karena penulis merindukan rasanya berdiri di atas panggung dengan percaya diri. 

Semoga keinginan penulis menjadi guru bahasa Inggris yang menginspirasi, memotivasi, dan baik hati semakin kokoh dan semoga jalan penulis untuk menempuh gelar sarjana pendidikan dipermudah.

Continue reading Biografi- Entry 1- Mata Kuliah PAI

Selasa, 11 Oktober 2022

Ajax, Tartaglia, and Childe

16 Facts about Ed Sheeran:

- Tartaglia describes himself as "kind of a bad guy", living for the thrill of a fight and causing chaos. 

- As a child, Tartaglia was frightened and hesitant, but he secretly desired to become an adventurer like the ones his father told him about as they fished together. 

- After falling into The Abyss and meeting and training with Skirk, Tartaglia's personality drastically changed. Although he appears to relatively friendly on the surface, Tartaglia is a bloodthirsty warrior. 

- The Abyss and his old master, Skirk, made him self-confident, solipsistic, and brash, thriving on the sensation of being alive. A warrior at heart, he constantly seeks ways to grow stronger, regardless of how he obtains said power. 

- Tartaglia considers those who wish to become strong like him to be friends and takes pleasure in battling them on the battlefield. He lusts for combat and grows excited by fighting strong opponents, even if it could mean dying in the process.

- He uses bows because he is weakest with them, making his victories with them all the more exhilarating.

- Because of his pride, Tartaglia is exceptionally reliable at accomplishing the tasks given to him, no matter how difficult they may be or if they go against his values. This, combined with his straightforward nature, makes him rather easy to manipulate. 

- Despite disliking how his plan in Liyue Harbor could potentially harm innocents, he puts it into motion to fulfill his mission in Liyue — only to learn he was meant to fail as part of an even larger plan he was not privy to, much to his consternation.

- Amongst the rest of the Harbingers, Tartaglia is considered an oddball. While his fellow Harbingers prefer clandestine operations and staying behind the scenes, Tartaglia favors being front and center. 

- He is a public figure known for attending social gatherings and even participates as an actor in plays and theater. As a result, Childe's coworkers are wary of him, while he holds them in disdain for their schemes and "intangible" methods. 

- While he is easily capable of scheming, he only resorts to such approaches when necessary due to his straightforward nature. ---

- He also appears to treat his subordinates less harshly than the rest of the Harbingers, stating that he doesn't use lethal force against the recruits in his care nor does he threaten any of them.

- Tartaglia dedicates himself to those he cares about wholeheartedly. He is unquestionably loyal to the Tsaritsa and holds her in high esteem, seeing himself as her weapon of war. 

- He also cares deeply for his family; he sends money, gifts, and letters home often. Tartaglia is exceptionally proud of his three younger siblings and dotes on them frequently, especially his youngest brother Teucer — he is willing to lie and even put himself in mortal danger, so as long as it makes him happy.  

- Although he was once on good terms with Zhongli (even allowing the former Archon to use him as financial support), he seems to have taken his deception personally, stating he will only forgive him if he agrees to trial by combat.

- Zhongli appears to be unaware of Tartaglia's change in opinion, being under the impression he will still meet him for drinks to catch up after the recent Liyue events.

Sekian dari Author, semoga resin kalian selalu penuh, selalu menang 50/50, dan selalu dapat stats terbaik di Artifact kalian. 

Saya Ruyi. Sampai ketemu di lain waktu. 




Continue reading Ajax, Tartaglia, and Childe

Presenting the Eleventh of The Fatui Harbingers, Tartaglia!

Today's post will be quite different from previous ones. To be frank I'm quite tightly squeezed here by deadlines so I'm choosing the easier way. 

A little bird told me that our dear Ed Sheeran will be having a rerun soon, the god of reruns finally returns! If it isn't obvious how Childe is Hoyoverse's golden boy by now then I don't know who is.


Well, let's begin shall we? 

Tartaglia, also known as his codename Childe is a playable Hydro character. He is the Eleventh of the Eleven Fatui Harbingers. Following danger wherever he goes, Childe is always eager for a challenge, making him extremely dangerous despite being the youngest member.

- His normal attack performs up to 6 consecutive shots with a bow. 

- His charged attack performs a more precised Perform a more precise Aimed Shot with increased DMG.

- While aiming, the power of Hydro will accumulate on the arrowhead. An arrow fully charged with the torrent will deal Hydro DMG and apply the Riptide status.

- Opponents affected by Riptide will suffer from AoE Hydro DMG effects when attacked by Tartaglia in various ways. DMG dealt in this way is considered Normal Attack DMG.

- Riptide Flash: A fully-charged Aimed Shot that hits an opponent affected by Riptide deals consecutive bouts of AoE DMG. Can occur once every 0.7s.

- Riptide Burst: Defeating an opponent affected by Riptide creates a Hydro burst that inflicts the Riptide status on nearby opponents hit.

- His plunging attack fires off a shower of arrows in mid-air before falling and striking the ground, dealing AoE DMG upon impact.
When Tartaglia is in Foul Legacy: Raging Tide's Melee Stance, he cannot perform a plunging attack.

- His elemental skill, Foul Legacy : Raging Tide, unleashes a set of weaponry made of pure water, dealing Hydro DMG to surrounding opponents and entering Melee Stance.
In this Stance, Tartaglia's Normal and Charged Attacks are converted to Hydro DMG that cannot be overridden by any other elemental infusion and change as follows:

1. Normal Attack
Perform up to 6 consecutive Hydro strikes.

2. Charged Attack
Consumes a certain amount of Stamina to unleash a cross slash, dealing Hydro DMG.

3. Riptide Slash
Hitting an opponent affected by Riptide with a melee attack unleashes a Riptide Slash that deals AoE Hydro DMG. DMG dealt in this way is considered Elemental Skill DMG, and can only occur once every 1.5s.

- After 30s, or when the ability is unleashed again, this skill will end. Tartaglia will return to his Ranged Stance and this ability will enter cooldown. 

- The longer Tartaglia stays in his Melee Stance, the longer the CD. If the return to a ranged stance occurs automatically after 30s, the CD is even longer.

- Elemental Burst, Havoc : Obliteration
Performs different attacks based on what stance Tartaglia is in when casting.

1. Ranged Stance: Flash of Havoc
Swiftly fires a Hydro-imbued magic arrow, dealing AoE Hydro DMG and applying the Riptide status.
Returns a portion of its Energy Cost after use.

2. Melee Stance: Light of Obliteration
Performs a slash with a large AoE, dealing massive Hydro DMG to all surrounding opponents, which triggers Riptide Blast.

3. Riptide Blast
When the obliterating waters hit an opponent affected by Riptide, it clears their Riptide status and triggers a Hydro Explosion that deals AoE Hydro DMG.
DMG dealt in this way is considered Elemental Burst DMG.

- His first ascension passive is Never Ending, which extends riptide duration by 5 seconds. 

- His 4th ascension passibe is Sword of Torrents, Tartaglia is in Foul Legacy: Raging Tide's Melee stance, on dealing a CRIT hit, Normal and Charged Attacks apply the Riptide status effects to opponents.

- Lastly his Utility Passive is Master of Weaponry which increases your own party member' Normal Attack Level by 1.

His kit is interesting due to the two states he can change into with just a tap of his elemental skill. But it also must be noted that this can be confusing to those not familliar with his playstyle. He's definitely a full Hydro DPS. 

That's about it from me. 

Sekian dari Author, semoga resin kalian selalu penuh, selalu menang 50/50, dan selalu dapat stats terbaik di Artifact kalian. 

Saya Ruyi. Sampai ketemu di lain waktu. 





Continue reading Presenting the Eleventh of The Fatui Harbingers, Tartaglia!

Artifact Strongbox. Penyelamat karakter

Artifact Strongbox dapat dibuat melalui Mystic Offerings yang dapat diakses dari Crafting Bench. Mystic Offerings bisa diakses saat menyampai Adventure Rank 45.
Setelah update version 3.0 ada total 10 Artifact Strongbox yang ditambahkan ke dalam Mystic Offerings. Dan membuat jumlah keseluruhan Artifact Strongbox menjadi 14 jenis Artifacts yang berbeda. 

Setiap 3 Artifact bintang 5 yang diserahkan akan menghasilkan satu Artifact Strongbox, yang menyimpan satu artifact acak dari satu set tertentu. 

Fitur ini mungkin salah satu fitur yang sangat mempermudah hidup Player Genshin. Author sendiri sebelum update 3.0 hanya pernah farming 3 kali di Domain Crimson, dan selalu mendapat artifact Lavawalker. Author masih kesulitan pada segi farming artifact karena karakter yang sudah dibuild masih sangat sedikit dan sisanya masih work in progress jadi dengan adanya update Strongbox Thor sangat diuntungkan. 

Perlu diketahui kalau sistem Strongbox juga menggunakan sistem random seperti domain artifact biasa yang berarti Artifact yang kita terima tidak akan pasti memiliki stats yang bagus. Saran Thor jika kalian ingin menggunakan fitur Strongbox, lebih baik kalian farming di satu domain artifact yang bisa kalian selesaikan dan mengubah artifact tersebut dengan Strongbox menjadi artifact type yang kalian incar. 

Thor juga sangat menyarankan kalian farming dulu yang banyak sebelum mengubah artifact. 
Dibawah adalah daftar semua Artifact Strongbox yang dapat diakses di Mystic Offerings:

1. Gladiator's Finale
2. Bloodstained Chivalry
3. Wanderer's Troupe
4. Noblesse Oblige
5. Thundering Fury
6. Thundersoother
7. Viridescent Venerer
8. Maiden Beloved
9. Archaic Petra
10. Retracing Bolide
11. Crimson Witch of Flames
12. Lavawalker
13. Blizzard Strayer
14. Hearth of Depth

Kalau melihat lineup ini kita bisa menyimpulkan kalau semua artifact essencial kini bisa kita akses dengan lebih mudah. Artifact wangi, hidup bahagia (づ ̄ ³ ̄)づ

Sekian dari Author, semoga resin kalian selalu penuh, selalu menang 50/50, dan selalu dapat stats terbaik di Artifact kalian. 

Saya Ruyi. Sampai ketemu di lain waktu. 






Continue reading Artifact Strongbox. Penyelamat karakter

Jumat, 30 September 2022

Cara mengalahkan Ayam Jago Sumeru

Jadeplume Terrorshroom adalah salah satu world boss yang rilis pertama kali di Sumeru. Karena masih baru, banyak player yang masih bingung bagaimana cara mengalahkan nya dengan cepat apalagi boss ini bisa bergerak sana-sini tidak seperti Regisvine yang menetap pada satu tempat. 

Cara tercepat yang Thor temukan untuk mengalahkan ayam ini adalah dengan menggunakan karakter Electro. 

Jadeplume Terrorshroom akan selalu menggunakan elemen dendro untuk menyerang dan dengan menggunakan Electro kita akan memanfaatkan reaksi Aggravate dan Quicken. Untuk yang belum tahu, musuh-musuh fungus atau jamur yang sering ditemukan di Sumeru akan memberikan reaksi khusus jika dipertemukan dengan Electro. 

Mereka menjadi lebih agresif dan serangan mereka akan semakin sakit. Drop yang mereka jatuhkan ketika mati juga keluar dalam jumlah yang lebih banyak. 

Konsep ini juga difungsikan ke Jadeplume Terrorshroom yang akan mengamuk kalau diberi cukup banyak Electro DMG. Dan setelah fase mengamuk ini si ayam akan tumbang dan memasuki paralyzed state yang membuatnya lebih mudah untuk dibunuh. Kalau sudah di fase ini kalian boleh menggunakan elemen apa saja untuk menyelesaikan pertarungan. 

Kalau kalian menggunakan elemen Pyro untuk melawan Jadeplume Terrorshroom boss ini akan memberikan serangan yang lebih lemah dan bergerak dengan lamban, hanya saja Ia akan memanggil bala bantuan dan memunculkan beberapa fungus untuk menyerang kalian. 
Jadi jawabannya adalah Electro. Ia mengamuk, terjatuh, dan pingsan. Tinggal gebak gebuk sedikit dan tarraa ia mati ᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤ.

Sekian dari Author, semoga resin kalian selalu penuh, selalu menang 50/50, dan selalu dapat stats terbaik di Artifact kalian. 

Saya Ruyi. Sampai ketemu di lain waktu. 


Continue reading Cara mengalahkan Ayam Jago Sumeru

All about Dendrooo

Dengan rilisnya Sumeru, players menjadi semakin hype juga dengan debutnya element Dendro yang melengkapi 7 element dari Genshin Impact. 

Tentu saja dengan muncul nya Dendro kini dunia Teyvat juga mempersembahkan beragam Elemental Reaction yang baru. 
Hari ini, Thor akan menjelaskan reaksi-reaksi baru itu. 
Elemen Dendro merupakan elemen yang bersifat aura, sehingga bisa diaplikasikan ke sebuah unit, baik karakter maupun musuh. Elemen Dendro juga bisa menjadi trigger atau pemicu, sehingga bisa menghasilkan berbagai macam reaksi elemen yang ada.

Cara kerjanya lebih mirip dengan elemen Pyro, Hydro, Electro, dan Cryo ketimbang Anemo dan Geo yang hanya bisa menjadi elemen pemicu saja. Sayangnya, elemen Dendro tidak bisa bereaksi dengan elemen Cryo, Anemo, dan Geo saat dirilis pada versi 3.0.
Terdapat 2 indikator saat sebuah unit terkena elemen Dendro. Yang pertama adalah ikon Dendro yang terletak di dekat HP bar. Yang kedua adalah visualisasi daun-daun yang terlihat pada unit tersebut. Visual ini menjadi penting akibat reaksi Quicken yang akan dijelaskan di bawah.

1. Burning (Dendro & Pyro)
Reaksi ini sebenarnya sudah ada sejak Genshin Impact versi 1.0, namun sekarang sudah bisa pemain manfaatkan secara utuh setelah versi 3.0. Reaksi ini diakibatkan oleh elemen Dendro dan Pyro. Reaksi ini tidak memerlukan urutan elemen mana sebagai aura dan pemicu, sehingga cukup mudah untuk dilakukan.

Seperti namanya, efeknya akan membakar unit yang terkena dengan Pyro DMG secara terus menerus atau DoT. Selain damage, unit tersebut juga akan mendapatkan aura Pyro secara konstan. Jika unit yang terkena Burning mengenai unit lain, maka unit tersebut akan menerima aura Pyro (bukan Burning).
Burning merupakan Transformative Reaction, sehingga damage yang dihasilkan dihitung berdasarkan stat Elemental Mastery dan Level karakter.

2. Catalyze (Dendro & Electro)
Catalyze merupakan reaksi antara elemen Dendro dan Electro, yang akan memberikan efek debuff bernama Quicken. Efek ini akan memperkuat damage Electro dan Dendro yang masuk ke unit yang terkena efek ini. Indikator debuff ini diwakili oleh visual efek petir/listrik hijau muda.

Saat berada pada status Quicken, unit tersebut juga akan mendapatkan aura Dendro. Jika visual listrik kuning tersebut berubah menjadi dedaunan, maka durasi Quicken telah habis. Durasi Quicken tidak bisa diperpanjang, sehingga saat efeknya hilang, pemain perlu menggunakan elemen Dendro dan Electro kembali.

3. Aggravate & Spread
Saat unit yang terkena Quicken mendapatkan Electro DMG, maka reaksi yang tercipta adalah Aggravate. Sedangkan saat unit yang terkena Quicken mendapatkan Dendro DMG, maka reaksi yang tercipta adalah Spread.

Walaupun memiliki istilah yang berbeda, Aggravate dan Spread sebenarnya memiliki penghitungan damage yang sama. Yang membedakan hanyalah elemen apa yang diperkuat melalui Quicken.
Keduanya termasuk Multiplicative Reaction, sehingga stat yang akan dihitung di reaksi ini adalah EM, base damage, Crit Rate, Crit DMG, dan DMG%.3. 

4. Bloom (Dendro & Hydro)
Bloom merupakan reaksi elemen dari Dendro dan Hydro. Tidak seperti 2 reaksi sebelumnya, Bloom memiliki tingkatan reaksi. Saat reaksi Bloom tercipta, akan muncul sebuah Seed atau benih di sekitar unit tersebut.
Jika Seed dibiarkan setelah 6 detik, maka Seed akan meledak, memberikan Dendro DMG area kepada musuh dan karakter pemain yang terkena. Damage ini akan dihitung berdasarkan EM dan level karakter yang memicunya.

Maksimal jumlah Seed yang tercipta di arena adalah 5. Jika lebih dari itu, maka Seed yang paling lama akan meledak. Seed akan dihitung sebagai objek, sehingga dapat tertarik oleh skill dari karakter tertentu, seperti Venti atau Kazuha.

Seed yang tercipta bisa direaksikan lebih lanjut, menjadi sub reaksi yang dikenal dengan nama Burgeon dan Hyperbloom. Keduanya merupakan Transformative Reaction, sehingga damage yang dihasilkan akan dihitung berdasarkan Elemental Mastery dan level karakter saja.

5. Burgeon (Seed + Pyro)
Saat Seed mengenai elemen Pyro, maka akan tercipta reaksi Burgeon. Burgeon akan menyebabkan Seed meledak, lalu memberikan Dendro DMG kepada musuh sekitar. Walau mirip dengan reaksi Overload (Pyro & Electro), ledakan Burgeon tidak akan mementalkan musuh. Jika terkena ledakan Burgeon, karakter aktif bisa terkena damage. Damage dihitung berdasarkan stat karakter Pyro yang memicu reaksi ini.

6. Hyperbloom (Seed + Electro)
Saat Seed mengenai elemen Electro, maka akan tercipta reaksi Hyperbloom. Hyperbloom akan menyebabkan Seed meledak, lalu akan menyebabkan Seed tersebut menjadi sebuah tembakan yang akan menyasar kepada musuh. Damage yang diberikan adalah Dendro DMG. Damage dari Hyperbloom tidak akan melukai karakter pemain dan bersifat single-target. Damage dihitung berdasarkan stat karakter Electro yang memicu reaksi ini.

Mudah bukan~? Bukan~ (`・ω・´)

Sejujurnya Thor juga agak terkejut seberapa banyak reaksi yang bisa dihasilkan dengan Dendro. Tapi tenang saja, kalau sudah sering menggunakan Dendro kalian nantinya akan paham sendiri kok. Tetap saja Thor berharap penjelasan ini bisa membuat kalian lebih mengerti dengan Elemental Reaction yang baru. 

Berkeliaran di Sumeru dan memukul atau menghajar ini itu berhasil membuat Thor sangat senang. Apalagi dengan daerah Rainforest yang didominasi dengan warna hijau...segar~

Author sangat berharap kalian juga menikmati Sumeru dan bisa terus membuat kenangan bahagia di negara Dendro ini. 

Sekian dari Author, semoga resin kalian selalu penuh, selalu menang 50/50, dan selalu dapat stats terbaik di Artifact kalian. 

Saya Ruyi. Sampai ketemu di lain waktu. 
Continue reading All about Dendrooo

DPS Xiao, a simple guide:

Build Xiao Genshin Impact Sebagai Burst Main DPS


Xiao mengenakan topeng Yaksha yang ditakuti oleh para iblis dan juga Archon di ribuan tahun yang lalu. Elemental Burst-nya ini dapat meningkatkan kekuatan melompat Xiao secara drastis, meningkatkan DMG dan area serangan, kemudian mengonversi DMG serangan menjadi Anemo DMG yang tidak dapat ditimpa oleh Elemental Infusion lainnya.

Dalam status ini, Xiao akan terus kehilangan HP. Efek ini akan hilang apabila Xiao keluar dari medan pertempuran atau diganti ke karakter lain.

Vermillion Hereafter:
Artifact ini merupakan set terbaru yang dihadirkan di update 2.6. Kamu bisa dapatkan set artifact ini dengan ‘menggebuk‘ domain Lost Valley di Chasm. Artifact ini sangat cocok untuk karakter seperti Xiao Genshin Impact yang Elemental Burst-nya mengorbankan sejumlah HP demi meningkatkan DMG Normal ATK!
2-Piece: ATK +18%
4-Piece: Setelah menggunakan Elemental Burst, Xiao akan mendapat efek ‘Nascent Light‘ yang meningkatkan ATK sebanyak 8% selama 16 detik. Ketika HP berkutang, ATK-nya akan meningkat sebanyak 10%. Peningkatan ini terjadi maksimal 4 kali. Efek ini dapat dimunculkan kembali setiap 0.8 detik. Efek Nascent Light akan hilang apabila karakter meninggalkan medan tempur. Jika Elemental Burst diaktifkan lagi selama durasi Nascent Light masih berlangsung, maka efek Nascent Light yang pertama akan menghilang.

2. Rekomendasi Set Artifact Xiao Genshin Impact Sebagai Anemo Bruiser DPS
Menurut legenda dari dataran lain, dunia ini suatu hari akan dihancurkan oleh dua roda angin raksasa. Keahlian Xiao dalam menggunakan tombak memang tiada duanya, dan dapat menebas musuh seperti dua roda angin raksasa di legenda tersebut. 

Xiao menerjang ke depan dan mengakibatkan Anemo DMG pada musuh di jalurnya. Dapat juga digunakan di udara. Memiliki dua kali penggunaan (charge) dari awal.

Rekomendasi weapon Xiao Genshin Impact sebagai Anemo Bruiser DPS tidak miliki perbedaan dengan rolenya sebagai Burst DPS. Yang membedakannya hanya set artifact saja. Maka dari itu, Ruyi akan langsung lompat ke rekomendasi set artifact-nya yaa, Bouken da bouken!
 
Gladiator’s Finale : 2-Piece: ATK +18%. 4-Piece: Jika seorang pengguna Sword, Claymore, atau Polearm, maka DMG Normal Attack-nya akan meningkat sebanyak 35%.

Viridescent Venerer : 2-Piece: Anemo DMG Bonus +15%. 4-Piece: Meningkatkan DMG Swirl sebanyak 60%. Mengurangi Elemental RES musuh ke Elemental Infusion Swirl sebanyak 40% selama 10 detik.

Rekomendasi Weapon Xiao Genshin Impact:
Primordial Jade Winged-Spear : Eagle Spear of Justice – Saat menyerang, akan meningkatkan ATK sebanyak 3.2% selama 6 detik, maksimal 7 stacks. Efek ini hanya terjadi setiap 0.3 detik. Jika miliki stacks maksimal, DMG yang diberikan akan meningkat sebesar 12%. (Bonus Effect: CRIT Rate +4.80%)

Staff of Homa : Reckless Cinnabar – HP meningkat sebanyak 20%. Memberikan bonus ATK sebanyak 0.8% dari HP maksimal penggunanya. Jika HP penggunanya kurang dari 50%, maka Bonus ATK meningkat sebanyak 1% dari HP maksimal. (Bonus Effect: CRIT DMG + 14.4%)

Blackcliff Pole : Press the Advantage – Setelah mengalahkan musuh, ATK meningkat sebanyak 12% selama 30 detik. Efek ini berlaku maksimal 3 stacks dan durasinya tidak menentu. (Bonus Effect: CRIT DMG + 12.00%)

Bagaimana? Sudah dapat inspirasi untuk membangun Xiao? Hehe, semoga dapat membantu kalian untuk lebih memahami peran Xiao sebagai DPS. Awas saja kalau kalian masih salah membuild Xiao, ini salah satu karakter kesayangan Thor Ruyi lho~

Sekian dari Author, semoga resin kalian selalu penuh, selalu menang 50/50, dan selalu dapat stats terbaik di Artifact kalian. 

Saya Ruyi. Sampai ketemu di lain waktu. 

Continue reading DPS Xiao, a simple guide: